Looklet - User: Sandra Faninda (Looks)

Looklet - User: Sandra Faninda (Looks)

Cintai Produk kita kawan.... from : Indonesia (you doesn't need the world!! but the world needs you )

Dari post saya itu, orang Singapura itu bilang, ketika negaranya dan malaysia tidak bisa makan nasi, Indonesia dengan mudah bisa makan nasi.
Itu adalah contoh kecil betapa seharusnya kita mencintai produk sendiri.
Pabrik tekstil indonesia mengirim beberapa produk buatannya untuk brand-brand terkenal dunia. Bahkan, pernahkah kalian dengar, 'kalau kita ingin membeli bahan untuk tas LV, bahkan Tanah Abang memiliki bahannya. Karena mereka membeli dari Indonesia. Dan karena hanya ada 2 penghasil kain terbaik di dunia. India dan Indonesia. Dan lagi, parahnya, beredar isu kalau 2015, industri kita akan mati total. Karena, kalau kalian tahu, ayah saya bilang, beberapa temnanya yang seorang pemilik pabrik garmen yang pernah menjadi salah satu yang terbesar di Asia bilang usahanya kembang kempis (padahal dia salah satu yang paling besar di Asia Tenggara, jadi bagaimana dengan nasib yang tidak sebesar dia??) sebelum akhirnya, ayah saya bilang, pabriknya bangkrut.

Kita punya bahan dan industri tekstil yang tidak kalah dengan brand2 terkenal. Kita punya beras yang selalu tersedia ketika orang lain tidak bisa mendapatkannya, kita pernah memiliki industri otomotif / mobil nasional "TIMOR" yang lebih dahulu eksis dari pada mobil nasional negara tetangga. Kita pernah memiliki pelabuhan internasional di jaman sriwijaya, atau jaman modern. Kita merupakan salah satu negara dengan hutan yang sangat berpengaruh terhapat dunia. Kita merupakan negara dengan masyarakatannya yang sangat pintar, karena sudah terbiasa fasih berbicara lebih dari tiga bahasa, di karenakan bahsa daerahnya yang sangat beragam. Kita merupakan negara dengan batiknya yang menjadi warisan dunia. Kita merupakan negara dengan tanah subur, dengan contoh hanya dengan melemparkan biji anggur, pohon anggur akan tumbuh, dengan tidak menggunakan bibit apapun, pohon pepaya tiba-tiba tumbuh, dan hanya dengan menggeletakan biji magga dan VOILA! pohon mangga jadi.
Saya bukan bermaksud untuk menjadi anti globalisasi. Tapi, apakah tidak percuma kalau kita menjadi terbuka atas globalisasi tapi akibatnya bangsa kita juga yang merugi??

Kopassus Kita No 3 di dunia! Para benteng Negara kita =))

source : http://www.mail-archive.com/ppiindia@yahoogroups.com/msg78031.html


[ppiindia] Ketrampilan Kopassus No. 3 di dunia ! (Good News from Indonesia)

Satrio Arismunandar
Wed, 12 Aug 2009 04:28:15 -0700

Dahsyat! Meski TNI banyak kekurangan dari segi persenjataan dan teknologi,
tetapi dalam jajaran pasukan elit dunia (dilihat dari segi ketrampilan
individual anggota satuan Komando), ternyata Kopassus Indonesia dianggap
melebihi satuan komando Amerika. Ini menurut Discovery Channel military edition
2008. Tentara AS dianggap terlalu mengandalkan piranti militer dan peralatan
digital.

Soal keterampilan individual, Kopassus adalah urutan nomor 3 di dunia, hanya
kalah oleh SAS (Inggris) dan Mossad ( Israel) !

Sedangkan Kopassus adalah no. 2 di dunia (no. 1 adalah Delta Force AS), dalam
hal melakukan operasi militer strategis (seperti: intelijen, pengerahan dan
gerakan pasukan, penyusupan, dan serangan).


Asal tahu saja, 80% trainer pasukan komando di negara-negara Afrika Utara
adalah dari Kopassus.





Satrio Arismunandar
Executive Producer
News Division, Trans TV, Lantai 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4034, Fax: 79184558, 79184627

http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com

Verba volant scripta manent...
(yang terucap akan lenyap, yang tertulis akan abadi...)

--- On Wed, 8/12/09, Kusmayanto Kadiman wrote:


From: Kusmayanto Kadiman
Subject: [technomedia] Kopassus -- Keren Abis
To: "Technomedia"
Date: Wednesday, August 12, 2009, 1:23 PM







http://goodnewsfrom indonesia. com/?p=1525

Worldâs Best Special Force

Discovery Channel Military edition 2008 broadcasted the worldâs best
elite forces. Elite forces from around the globe was measured by its
performance and skill (not by the military technology), where military
experts and analyst across the globe were invited to give their
judgments. Hereâs the Top 3 :

1. United Kingdomâs SAS

2. Israelâs MOSSAD

3. Indonesiaâs KOPASSUS

You must be wondering why the US elite force was not included. It is
because, according to the narrator, they rely heavily on military
equipments, all-digitalized technology. A good special force should
posses a perfect individual skill like defense, survival, camouflage,
strategy, endurance, guerilla, trap-making, and others. The narrator
also said that 1 Kopassus soldier is equal to 5 regular soldiers. Hereâs
some things for you :

1. Kopassus wins sniper championship using Indonesiaâs made weapon.

2. Kopassus ranks #2 in conducting a strategical military operation,
like intelligence, deployment and movement, infiltration, and attack.
The #1 rank is DELTA force, USA

3. Countries in North Africa use 80% of their military trainer from
Kopassus

4. Cambodian special forces has long been trained by Kopassus.










TNI, Kopassus, dan banyak lagi, merupaka salah satu benteng negara kita. Mereka-mereka itulah yang menjadi tameng bagi negara kita, jika suatu hari nanti terjadi hal yang kita tidak inginkan, hanya mereka lah tempat kita bergantung, apalagi negara kita tidak mengadakan wajib militer.

Kopassus. Saya bertanya pada ayah saya ketika kami melewati sebuah bangunan dengan tuliusan Kopassus di daerah batu jajar. Ayah saya bilang, mereka adalah manusia super. Mereka hidup untuk negara. Mereka seakan di ciptakan untuk mencintai bangsa berkalilipat dari pada rasa cinta yang sangat besar dan tidak terhingga dari seorang sipil biasa. Mereka di program bagaikan seorang manusia yang memiliki nyawa 5 dan kelima-limanya telah di persembahkan kepada negara. Saya bergidik dan merinding mendengarnya. Mereka siap tempur walaupun dalam keterbatasan tekhnologi persenjataan negara kita di banding negara besar di dunia. Kalaupun dalam tidur nyenyaknya tiba-tiba perang terjadi, walaupun kantuk atau keluarga yang tidak rela melepas, tapi untuk negara, di rela.

TNI, Kopassus, Kopaskhas, Polri, walaupun banyak oknum-oknum yang berada di dalamnya, tapi itu hanya sekedar oknum. Bagian kecil yang snagat kecil, yang melakukan hal yang salah. Mereka kecil di bandingkan TNI, Kopassus, dll itu sendiri. Tapi, mereka tetap menjadi sesuatu yang kita butuhkan ketika hal-hal buruk terjadi. Ketika ada maling, kecelakaan, kita sangat membutuhkan Polisi untuk menolong, walaupun isu besar, yang hampir sukses mencoreng institusi ini.
Ketika ada longsor, Tsunami, atau bermacam-macam bencana alam terjadi, tentara terjun untuk membantu. Tapi, tetap tidak ada penghargaan nyata dari kita. Saya bersyukur negara kita memiliki mereka. Para Polisi, Tentara TNI, Kopassus, dll yang tetap setia pada negara kita, yang tetap mencintai, dan melindungi negara kita ini. Kita butuh mereka. 2 jam tanpa salah satu dari mereka, negara kita akan kacau. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam dua jam itu. Tidak ada kata seperti yang baru saja saya dengar, "

Tanpa polisi dalam dua jam negara akan kacau (kacau atau kata lain saya lupa) beda dengan jika 2 jam tanpa TNI, tidak akan apa-apa"

kurang lebih seperti ini.
Kita membutuhkan mereka semua. Apa yang orang itu baru saja katakan salah. Dan tidak di pikir dengan baik. Karena, tidak bisa kita bayangkan, kalau kesiap siagaan mereka setiap menit dan detik itu tidak ada gunanya. Kalau mereka mogok dan tidak ada dalam 2 jam, hal yang sangat buruk sangat mungkin terjadi di Negara Kita ini....

Kita semua itu satu

Waktu SD, kalau nggak salah kelas 4 atau 5 sd, guru saya memberikan pelajaran tentang sumpah pemuda. Pada tanggal 28 Oktober 1928, sumpah pemuda di bacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin. Dan akhirnya, setiap tanggal 28 oktober, di peringati sebagai hari sumpah pemuda.
Waktu saya SD, saya tidak terlalu memaknai isi dari sumpah pemuda itu. Saya hanya menghapalnya karena besoknya ulangan atau akan ada tes dari guru.
Tapi, setelah saya besar. Saya baru mengerti arti besar dari sumpah pemuda itu. Saya hanya sekedar bergetar ketika guru saya membacakan naskah sumpah pemuda ini
Sumpah Pemuda versi orisinal:

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.


Semuanya mengacu bahwa kita adalah satu. Bahwa kita Bertanah, berbangsa, dan berbahasa yang satu. Dan semua itu mengacu pada satu kata yang sama "INDONESIA".

Hingga sekarang saya selalu bergetar ketika mendengar atau membaca sendiri naskah ini. Tiga Kalimat dengan Tiga puluh tiga kata. Sebuah susunan kata yang singkat namun bermakna besar. Hal itu membuat kita meresa seluruh bangsa indonesia adalah satu. Mereka adalah tetap satu Indonesia. Bukan Minang, Sunda, Batak, Jawa, Papua, Bali, Dayak, Madura, Nusa Tenggara, Makasar, Ambon, dan banyak lagi suku dan daerah di Indonesia kita yang sangat kayak akan budaya ini. Tidak ada perbedaan antara Jawa dan Minang, Papua dan Batak, Dayak dan Bali, dll. Kita semua adalah satu. Suku-suku dan daerah-daerah yang menjadi satu. Satu kata yang merangkum banyak perbedaan baik agama, budaya, bahasa dan kebiasaan. INDONESIA.

Tidak ada saya batak saya Minang saya Jawa. Apalagi Saya Bandung kamu Surabaya, saya Semarang, kamu Jakarta. Ataupun saya dusun A (contoh) atau saya dusun B (contoh).

Banyak darah, pengorbanan, tangisan, jeritan, dan bahkan nyawa yang di relakan para pahlawan kita yang hebat. Pahlawan kita yang berjiwa besar merelakan dan mengorbankan semuanya demi sebuah kata MERDEKA. Sebuah kata yang di maksudkan agar kita menjadi satu. Agar kita semua bersamaan lepas dari para penjajah. Agar kita semua secara bersamaan dapat menghirup uadara segar tanpa rasa takut. Satu kata yang mereka coba raih untuk kita para penerus. Untuk para pemuda dan pemudi yang mengemban tanggung jawab besar untuk mempertahankan dan mengembangkan apa yang seharusnya terjadi setelah kemerdekaan.

Kita memang bukan Amerika Serikat yang menjadi negara adikuasa. Kita memang bukan Jepang yang memiliki tekhnologi hebat. Kita memang bukan negara-negara hebat yang di segani dan di hormati seluruh dunia. Tapi kita adalah sebuah negara yang memiliki apa yang di dambakan negara-negara hebat. WE HAVE WHAT THEY HAVEN'T.

Dan sudah seharusnya kita para penerus bangsa mengesampingkan ego-ego sesaat yang membuat makna besar sumpah pemuda menguap. Bayangkan apa yang kita sakiti adalah adik kandung kita sendiri. Kita memukulnya dan menghakiminya hanya karena ego dan Arogansi kita yang sesaat. Hingga dia meninggal atau sekarat akibat apa yang sudah kita lakukan. Bangsa kita terlalu mengelu-elukan apa yang bukan menjadi miliknya seperti (maaf, no SARA) Nama Obama, atau Barry, seorang anak menteng yang tinggal hanya beberapa tahun di menteng, dan bahkan sekarang kewarganegaraannya bukan Indonesia di elu-elukan bagai Raja. Sebenarnya saya tidak menyalahkan hal itu. Itu merupakan sebuah apresiasi bagus untuk menghargai seseorang yang pernah tinggal dan mengenyam pendidikan Indonesia, dan akhirnya menjadi pemimpin sebuah negara Adikuasa. Tapi yang saya tanyakan, akankah orang Indonesia mengelu-elukan sosoknya jika dia bukanlah dia yang sekarang?? jika dia hanya pimpinan sebuah perusahaan kecil atau bahkan (maaf sekali) gelandangan di negara Adikuasa itu?? Seharusnya, kita boleh seperti itu jika apa yang kita lakukan pada sesama warga negara INDONESIA sama. Kita tidak memperlakukan para juara olimpiade tingkat dunia kita seperti sosok anak menteng itu. Bahkan, kita memperlakukan salah satu pahlawan ekonomi kita ketika negara kita berada di krisis ekonomi global seperti sampah!! seperti keresek bekas muntah yang dengan hinanya di lindas oleh kendaraan-kendaraan dan di coreti dengan gambar yang sangat menyayat hati. Hingga akhirnya mata-mata cermat yang mengetahui potensinya menunjuknya menjadi salah satu yang WAH! dan dipandang dunia. Apakah kita mau dia menjadi penambah daftar orang-orang hebat dan pintar indonesia yang pergi dari negara ini karena tidak ada penghargaan dan kebanggaan untuk berdiri di negara sendiri?
Kakak sepupu dan Om saya sudah menjadi warga negara asing karena merasa lebih mendapat apresiasi daripada ketika di Indonesia.


Selain itu, bangsa kita ini sudah lupa akan makna dari sumpah pemuda -atau tidak pernah tau. Karena, tetap saja masih ada peperangan tidak perlu. Masih saja banyak tawuran atau pengeroyokan hanya di karenakan hal yang tidak begitu besar dibandingkan persatuan dan kesatuan negara kita. Padahal kita semua adalah satu. Bangsa Indonesia.
Dan sebenarnya, sumpah pemuda memiliki makna yang luas. Seperti, kita semua adalah satu, keturunan Adam dan Hawa. Makhluk ciptaan Allah, atau Tuhan -karena Indonesia mengakui 5 agama. Seharusnya, suatu saat nanti tidak ada lagi saya Indonesia, saya Malaysia, Saya Amerika, saya Inggris, saya Iran, saya Irak, saya Palestina, saya Israel..

Maybe, i'm just small points such as dust who hope that someday, there're no war, no suffer, and not only for Indonesia people, but also for all in this world, can living in peace, joy, and hapiness...
I hope....

Indonesia (you doesn't need the world!! but the world needs you

Suatu pagi, kami menjemput seseorg klien di bandara. Org itu sdh tua, kisaran 60 thn. Si Bpk adl pengusaha asal Singapura, dgn logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kpd kami yg msh muda.

Beliau berkata, "Ur country is so rich!". Ah biasa banget denger kata2 itu. Tapi tunggu dulu... "Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia," lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia, U don't need the world."

"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia! Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia..
500.000 org Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan.. Bisa terbayang uang yg masuk ke kami, apartemen2 terbaru kami yg beli org2 Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami, org Indonesia semua yg berobat.
Trus, kalian tau bgmna kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener2 panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalo Agustus kmrn dunia krisis beras. Termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dgn mudah dpt beras.. Liatlah negara kalian, air bersih di mana2, liatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dlm rangka bisnis, krn pasirnya mengandung permata. Terliat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3.000/kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya liat ini sbg peluang.. Kalian sadar tidak kalo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo.

Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani2 kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri.. Tak perlu impor klo bisa produk sendiri. Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULES THE WORLD!!!"


Sumber : cerigis.blogspot.com